• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pengenalan Web Server dan Server Side Scripting

Web Server

Web Server merupakan sebuah perangkat lunak dalam server yang berfungsi menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui HTTP  atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali (response) hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya bebentuk dokumen HTML.

Beberapa web server yang banyak digunakan di internet antara lain:

  1. Apache Web Server (http://www.apache.org)
  2. Internet Informasion Service, ISS (http://www.microsoft.com/iis)
  3. Xitami Wweb Server (http://www.xitami.com)
  4. Sun Java System Web Server
    (http://www.sun.com/software/products/web_srvr/home_web_srvr.xml)

Server Side Scripting

Server Side Scripting merupakan sebuah teknologi scripting atau pemograman web dimana script (program) dikompilasi atau diterjemahkan di server. Dengan server side scripting, memungkinkan untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.
Beberapa contoh server side scripting (programing):
  1. ASP (Active Server Page) dan ASP,NET
  2. Coldfusion (http://www.macromedia.com/software/coldfusion)
  3. Java Server Pages (http://java.sun.com/products/jsp/)
  4. Perl (http://www.perl.org)
  5. Phyton (http://www.python.org)
  6. PHP (http://www.php.net)
Keistimewaan PHP
  • Cepat
  • Free
  • Mudah dipelajari
  • Multi-platform
  • Dukungan technical-support
  • Banyak komunitas PHP
  •  Aman

Instalasi Apache, PHP dan MySQL dengan XAMPP

Proses instalasi Apache, PHP dan MySQL seringkali menjadi kendala terutama bagi pemula yang baru belajar pemograman web dengan PHP. Hal tersebut disebarkan karena sofwere tersebut harus diinstall dan dikonfigurasikan satu per satu. Bagi pemula belum mengerti benar, tentu sering mengalami kesulitan, apalagi bagi kita yang belajar secara mandiri.
Namun jangan berkecil hati, saat ini banyak tersedia paket yang menyatukan ketiga sofwere tersebut (Apache, PHP dan MySQL) kedalam satu installer. Proses instalasinya pun dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, hanya perlu next, next and finish.
Beberapa aplikasi paket tersebut antara lain:
  1. XAMPP (versi windows) dan LAMPP atau WAMP (versi linux) yang dapat di download di
    http://apachefriends.org.
  2. WAMP Server
  3. APPServ
  4. PHPTriad
Persiapan Instalasi
  1. Pastikan komputer anda belum terinstal web sever lain seperti IIS atau PWS karena dapat menyebabkan bentrok dengan web server Appache.
  2. Download seurce XAMPP versi stabil terbaru di http://apachefriends.org. Pilih versi sesuai dengan sistem operasi yang anda gunakan (windows, linux dan mac).
  3. Pastikan komputer yang anda gunakan berjalan dengan baik dengan kapasitas memori dan hardisk yang masih mencukupi. 
 Proses Instalasi XAMPP
  1. Jalankan file installer XAMPP
  2. Akan ditampilkan windows instalasi XAMPP, pilih next> untuk memulai proses instalasi.
  3. Akan ditampilkan window  lokasi tujuan instalasi (destination folder), tentukan lokasi (folder) dimana XAMPP akan dinstall dengan menekan tombol browse..pilih tombol next> untuk melanjutkan proses instalasi.
  4. Selanjutnya akan ditampilkan window pilihan untuk kemudahan mengakses XAMPP nantinya. Tekan tombol Install untuk melanjutkan proses instalasi.
  5. Proses instalasi dimulai.
  6. Proses instalasi selesai. Klik finish untuk menutup proses instalasi.
  7. Jika proses instalasi berjalan dengan lancar maka ditampilkan window konfirmasi.
  8. Kita dapat mengatur XAMPP dengan mengakses XAMPP controlpanel yang dapat diakses melalui menu di program file atau icon taskbar. 
Share:

Perbedaan Website dengan Blog

Website dan blog bukanlah hal yang sama. Meskipun pada dasarnya Web dan Blog itu memiliki banyak kesamaan. Namun juga web dan blog memiliki beberapa perbedaan mendasar yang perlu anda ketahui. Sebenarnya tidak begitu jauh berbeda seperti air dan api, hanya sebatas perbedaan teknis. 

Adapun perbedaan antara blog dan website dapat dijelaskan menggunakan faktor pembeda berikut ini. 

1. Pengguna.

Blog dibuat untuk keperluan tulis menulis, sehingga penggunanya adalah kalangan masyarakat biasa yang ingin menyalurkan hasil tulisannya kepada banyak orang. Satu blog biasanya dimiliki dan dikelola oleh satu orang. Sementara website dimiliki oleh satu orang atau lebih sesuai dengan tujuan dibuatnya. Pemilik website biasanya adalah kalangan profesional yang membutuhkan website sebagai media untuk menginformasikan sesuatu hal kepada banyak orang melalui internet.


2. Tujuan.

Blog diciptakan untuk keperluan pribadi. Blogger atau pemilik blog biasanya menggunakan blog sebagai media untuk menuliskan catatan pribadinya (diary online) agar dapat dibagikan kepada teman-temannya. Seiring dengan perkembangan waktu, fungsi blog bergeser dari yang semula untuk keperluan pribadi bertambah menjadi fungsi media bisnis online. Sementara itu, kemunculan website memang diciptakan pemiliknya untuk keperluan komersial, seperti profil perusahaan dan jualan online.


3. Biaya.

Kita dapat menggunakan blog secara gratis. Hal ini karena subdomain dan webhosting sudah disediakan oleh masing-masing platform blog. Jika menggunakan website maka kita perlu mengeluarkan uang untuk biaya sewa webhosting bulanan dan sewa domain tahunan. Meskipun demikian, pengeluaran untuk biaya membuat website dapat kita kurangi dengan menggunakan sewa webhosting gratisan dan sewa domain bukan Top Level Domain secara gratis.
4. Kemudahan.
Blog jelas lebih mudah dibuat dan digunakan daripada website. Kita hanya perlu mendaftar dan langsung menggunakan layanan blogging secara gratis. Fitur yang sederhana dan user friendly akan membuat pemula dapat mengoperasikan blog dengan baik. Sementara itu, jika ingin memiliki sebuah website, kita perlu menyiapkan beberapa hal seperti domain, webhosting, script yang akan diunggah ke webhosting, hingga software  File Transfer Protocol (FTP). Bagi pengguna pemula, kita akan merasa sedikit kesulitan ketika menggunakan website untuk pertama kalinya. Salah satu penyebabnya adalah minimnya tutorial yang memandu kita.
5. Desain template.
Pada umumnya tampilan desain template website lebih bagus daripada desain template blog. Selain itu, suatu desain template blog juga banyak digunakan oleh blogger karena template tersebut merupakan template bawaan dari platform blog atau template blog yang dibagikan secara gratis oleh beberapa situs penyedia template blog. Tampilan desain template website lebih bagus dan jarang terdapat kesamaan antara satu website dengan website lain. Hal ini disebabkan desain template website dibuat langsung oleh pemilik website tersebut, sehingga tampilannya akan sesuai dengan selera pemiliknya. Template website juga jarang dibagikan secara gratis karena proses coding script yang sulit.

6. Performa.
Dengan tampilan desain template yang bagus dan fitur yang lebih lengkap membuat website lebih unggul ketika digunakan. Website yang dibuat oleh programmer akan terlihat lebih profesional dan mampu mengakomodasi kebutuhan pemilik serta pengunjung website. Blog yang ditujukan untuk keperluan tulis menulis memiliki fitur terbatas dan akan terlihat kaku ketika dipaksakan untuk keperluan lain seperti sebagai media bisnis online.

Untuk memiliki perspektif yang jelas mengenai keduanya, mari kita lihat perbedaannya di bawah ini:

  • Pengertian

Menurut Wikipedia, blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.

  • Isi Konten Konten

Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru.
Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.

  • Daftar Konten

Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya.
Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.

  • Formal dan Informal Konten

Blog dan Website menggunakan metode yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website umumnya menggunakan bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.

  • Coding

Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean.
Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.

  • Homepage

Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.

  • Search Engine

Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.

  • Rating

Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.

  • Interaksi Pengguna

Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.

  • Waktu

Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.
Share:

Web Berdasarkan Teknologi

Web berdasarkan teknologi terbagi menjadi antara lain sebagai berikut:
  1. Web Statis adalah website yang  mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemorosesan link saja. Halaman-halaman tidak memiliki data base, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.
  2. Web Dinamis, Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.
Perbedaan web statis dan web dinamis
  1. Interaksi antara pengunjung dan pemilik web, dalam web statis tidak terjadi interaksi antara pengunjung dengan pemilik web, sementara web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.
  2. Bahasa script yang digunakan, web statis menggunakan HTML atau ditambah CSS, sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP dan Java Script.
  3. Penggunaan database, web statis tidak menggunakan data base karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses, sedangkan web dinamis menggunakan data base seperti MYSQL, Oracle, dll untuk menyimpan dan memproses data.
  4. Konten, web danamis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di update, sementara konten web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari data base sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.
Share:

Web Berdasarkan Fungsi

Untuk memudahkan anda menentukan website apa yang ada butuhkan, maka akan dikelompokkan website berdasarkan fungsi/tujuan utamanya, sedangkan fungsi lainya dapat kita anggap sebagai fitur/fungsi tambahan. Adapun website berdasarkan fungsi sebagai berikut:
  1. Search Engine atau Mesin Pencarian adalah website yang khusus mengumpulkan daftar website yang akan ditemukan di internet dalam database kemudian menampilkan daftar indeks ini berdasarkan kata kunci atau "keywords" yang dicari oleh user, seperti google search, bing, yahoo search dan lain-lain.
  2. Web Portal adalah situs yang mengumpulkan dan mnyediakan aneka informasi dari bebagai sumber untuk ditampikan kepada user, jika user tertarik untuk mengetahui informasi yang ada dengan lebih lengkap, user akan diarahkan ke sumber yang aslinya. Namun pada umumnya web portal tidak hanya menampilkan informasi dari sumber luar, kadang mereka juga menampilkan informasi-informasi dalam website mereka sendiri seperti Yahoo, msn, msnbc, dan lain-lain.
  3. Website Wiki adalah website yang mengijinkan pegunjung untuk ikut menulis dan mengedit artikel yang ada dalam website tersebut dengan mengacu pada peraturan tertentu. Masing-masing website wiki memiki aturan yang berbeda. Meskipun website wiki sering menjadi sumber referensi namun tidak semua informasi yang ada dapat dipercaya 100 % seperti wikipedia.
  4. Archive Site atau Situs Arsip adalah website yang dibuat untuk mengumpulkan dan menyimpan materi-materi elektronik berupa konten-konten dan halaman-halaman website agar tidak hilang/penuh seperti archieve.org.
  5. Social Networking atau Social Media adalah situs pertemanan online yang disediakan bagi membernya untuk bertukar informasi dan media elektronik lainya (foto, musik, dan video) seperti facebook, twiter, multiply, frindster dan lain-lain.
  6. Forum dibuat untuk ajang diskusi dan tukar informasi, ada spesifik dan ada juga bersifat umum, dan dalam forum ini terdapat sub forum berdasarkan kategori tertentu yang ditetapkan oleh admin seperti kaskus, modifikasi, detikforum dan lain-lain.
  7. Portal Berita dan Informasi adalah situs yang membuat berita dan artikel untuk dibaca pengunjung, bisa juga berisi opini dan komentar seputar politik, teknologi dan lain-lain. Situs berita ini seperti layaknya koran, majalah dan buletin online. Konsep dan krakteristik situs berbeda-beda sesuai dengan jenis berita dan target pembacanya. Berapa contoh situs detik, kompas, cosmopilitan, dan lain-lain.
  8. Social Bookmarking adalah situs yang mengijinkan user untuk masukan informasi atau sumber informasi artikel tertentu untuk dibaca atau dirating dan dikomentari oleh user lainya. Situs jenis ini sering digunakan oleh pemilik situs berita, blog dan situs lainya untuk mempromosikan konten situs mereka. Berapa contoh lintas berita, digg dan stumbleupon.
  9. Media Sharing disediakan bagi user untuk mengupload media elektronik seperti gambar, musik da video agar dapat dilihat atau di download oleh pengunjung lain. Contoh yutube, flicker, imageshack, dan lain-lain.
  10. Cloud adalah pengembangan dari situs media sharing diman situs ini memberikan fasilitas penyimpanan file sekaligus berbagi file bagi anggotanya dengan fitur canggih sinkronisasi file, dimana pengguna dapat melakukan sinkronisasi tanpa perlu melakukan upload file manual. Contoh Dropbox, skydrive, dan google drive.
  11. Company Profile merupakan website yang menampilkan profil dan produk atau jasa serta portfolio sebuah perusahaaan. Selain itu juga menampilkan konten teks dan foto atau video, fitur from kontak termasuk penting dalam website ini agar pengunjung dapat dengan mudah menghubungi perusahaan pemilik website jika situs semakin berkembang dengan menambahkan fitur tertentu seperti artikel terkait, bahkan forum diskusi. Tujuan adalah untuk memperkenalkan bisnis melalui dunia maya.
  12. Corporate Website atau Company Web Portal beisi informasi lengkap dari latar belakang hingga kegiatan suatu perusahaan/organisasi, latar belakang, visi dan misi, daftar founder dan pengurus, dan berita yang terkait dengan kegiatan perusahaan/organisasi tersebut. Contoh pertamina, general motor, dan lain-lain.
  13. Brand Building Website atau Branding Website dibuat untuk memperkenalkan serta membangun image sebuah brand. Yang paling menonjol dari website ini adalah konsep untuk menyampaikan pesan sesuai dengan image yang akan dibangun. Fiturnya sangat beragam dan biasanya cukup kompleks seperti animasi, game, video, dan fitur interaksi lainnya. Sebuah website branding sebaiknya dikelola secara dinamis dan selalu di update secara rutin untuk menciptakan "custumer engagement".
  14. Online Store atau Toko Online adalah untuk menjual barang secara online, fitur utama yaitu katalog produk dengan informasi yang lengkap serta shopping cart (untuk pengunjung untuk melakukan pemesanan produk secara online. Menjamurnya online store di internet memicu munculnya banyak sofwere open source untuk membangun online store. Kelemahannya biasanya sofwere opensource harus di update secara rutin kerena sifatnya yang terbuka sehingga mudah dicari kelemahanya dan gampang di bobol hacker.
  15. Katalog atau Portfolio Online hampir mirip dengan online store, hanya lebih mengutamakan katalog atau portfolio dengan informasi lengkap bagi pengunjung tanpa aada fitur transaksi online. Jika pengunjung tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan, diharapkan pengunjung akan langsung menghubungi pemilik website untuk melakukan pemesanan atau negosasi.
  16. Blog adalah sebuah website yang berbentuk seperti jurnal atau diari online. Biasanya digunakan seorang blogger untuk mengeskripsikan pemikiran dan opininya. Belakangan ini blog tidak hanya digunakan jurnal atau diari pribadi, namun juga dimanfaatkan sebagai fitur tambahan oleh website besar untuk menginformasikan update terbaru seputar produk dan kegiatan mereka. Menggunakan blog dapat menulis artikel terkait seputar keahlian mereka atau kegiatan yang berhubungan dengan portfolio.
  17. Portal Komersil lahir dari konsep iklan baris, dimana melalui portal ini member dapat menjual produk dan jasa mereka tanpa perlu membangun website sendiri. Contoh jobsDB, toko bagus, berniaga, rumah.com dan lain-lain.
Share:

Apa Itu Website dan Manfaatnya

Web Site Disebut juga site, situs, situs web, atau portal. Secara makna sebuah website adalah sekumpulan halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet tanpa terbatas ruang dan waktu.

Website merupakan sebuah komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga menjadi media informasi yang menarik untuk dikunjungi oleh orang lain.

Sebuah website adalah representasi virtual anda atau bisnis anda yang berada di internet. Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, semua orang menginginkan informasi dapat tersaji dengan cepat dan akurat. Tanpa melihat seberapa besar bisnis anda,  apapun bisnis anda, sungguh disayangkan jika tidak memiliki website yang mana hampir semua calon konsumen menggunakan fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhannya akan informasi produk-produk yang di pasarkan.

Secara umum, situs web digolongkan sebagai berikut:
  1. Website Statis adalah web yang mempunyai halaman tidak berubah, artinya untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan secara manual dengan mengedit code yang menjadi struktur dari situs itu.
  2. Website Dinamis merupakan website yang secara struktur diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman back end untuk mengedit kontent dari website.
  3. Website Interaktif adalah web yang saat ini memang sedang boming. DI website ini user bisa berinteraksi dan beradu argument mengenai apa yang menjadi pemikiran mereka. Biasanya website ini memiliki moderator untuk mengatur supaya topik yang diperbincangkan tidak melenceng dari alur pembicaraan.

JENIS-JENIS WEBSITE
-    Website Profile
-    Website Toko Online
-    Website Catalog
-    Website Komunitas  
-    Website Pendidikan
-    Website Berita
-    Website Personal (branding)
-    Website Bisnis, dll

MANFAAT WEBSITE :
  1. Dengan memiliki website untuk usaha, berarti usaha sudah berada selangkah lebih maju dibandingkan competitor yang belum memiliki website.
  2. Meningkatkan brand/prestise perusahaan mata pelanggan dan calon pelanggan.
  3. Melalui website dapat memberikan informasi secara update kepada pelanggan. Baik berupa informasi produk atau dukungan terhadap produk yang telah dibeli.
  4. Website menampung produk dan informasi sebanyak-banyaknya. (Media advertising terbatas).
  5. Media Advertising (koran, tabloid, brosur) hanya pancingan saja. Pembaca akan mencari informasi lebih banyak melalui website Anda.
  6. Produk dan informasi akan terpublikasi ke seluruh dunia.(Media advertising hanya terbatas lokal saja).
  7. Sebagai tempat penjualan (Showroom) 24 jam selain toko nyata.
  8. Website adalah investasi super murah. Bandingkan dengan toko nyata yang harus sewa ruko, bayar listrik, bayar karyawan, telpon, dll.
  9. Memudahkan pelanggan menghubungi, dan mendapatkan informasi produk dan jasa.
  10. Mendapatkan Pelanggan Baru setelah melihat informasi yang menarik  ada diwebsite.
  11. Salah satu kunci utama suksesnya sebuah website adalah website yang mampu menarik sebanyak mungkin pengunjung sebagai pelanggan.
Untuk membangun sebuah website yang lebih advance, kita juga diharuskan untuk menyediakan unsur penunjang lainya. Diantaranya unsur-unsur website itu adalah sebagai berikut:
  1. Domain Name/URL adalah alamat unik didunia internet yang digunakan untuk mengenali sebuah situs, atau dengan kata lain nama domain adalah alamat yang digunkan untuk menemukan sebuah website di internet. Contoh : http://www.beli.net.
  2. Web Hosting adalah ruangan yang terdapat dalam hardisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lainya yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web hosting semakin besarnya pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam website. Besarnya hosting ditentukan ruangan hardisk dengan ukuran MB (Mega Byte) atau GB (Giga Byte). Lama penyewaan web hosting rata-rata dihitung pertahun. Peyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar negri. Web hosting ini terletak disebuah tempat bernama data center. Penempatan website di sebuah lokasi data center dipengaruhi oleh target kunjungan website. Contoh: jika targer kunjungan website adalah penduduk Indonesia maka website cocok diletakkan di data center Jakarta.
  3. Bahasa Pemograman (Programing) adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam website yang pada saat diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa bahasa program yang digunakan maka akan terlihat website semakin banyak ragam bahasa program yang digunakn maka kan terlihat website semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus. Jenis-jenis bahasa program yang banyak dipakai para desainer website antara lain: HTML, ASP, PHP, JSP, CFM, dan lainya.
  4. Desain Website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah website, serta mempengaruhi dengan kenyaman konsumen atau pembaca.
  5. Publikasi/Promosi Website, untuk mengenalkan situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikas atau promosi. Keberadaan seakan kurang bermakna, jika dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal aoleh masyarakat atau pengunjung internet. Publikasi website di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan membuat kartu nama, pamflet-pamflet, selebaran, boliho, mengikuti pameran, iklan di media cetak dan elektronik dan lain sebagainya.
  6. Pemeliharaan Website untuk mendukung kelanjutan dari website. Tanpa pemeliharaan yang baik website akan terkesan membosankan atau menonton juga akan segera ditinggal pengunjung. Pemeliharaan website dapat dilakukan per periode tertentu seperi tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung kebutuhan. Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh website berita, penyedia artikel, organisasi atu lembaga pemerintahan. Sedangkan pemeliharaan periodik biasanya untuk website pribadi, penjualan dan lain-lain.
Share:

Istilah-Istilah Pada Bahasa Pemrograman Untuk Pemula

Dalam dunia pemrograman komputer, ada banyak sekali jargon atau istilah yang dapat membuat pemula yang baru belajar mengalami kebingungan. Berikut ini beberapa istilah yang dapat membantu Anda memahami bahasa pemrograman yang sedang Anda pelajari.

  • Dynamic typing
Suatu saat Anda sedang mengobrol dengan teman sesama pemrogram dan dia berkata, “Ah, saya malas pakai JavaScript soalnya dia bahasanya dynamic typing. Lebih yakin kalau saya ngoding pakai TypeScript yang static typing.” Apa artinya?
Dynamic typing adalah karakteristik dari bahasa pemrograman yang tidak perlu mendefinisikan tipe data yang akan digunakan pada saat Anda membuat variabel dan fungsi. Interpreter dari bahasa tersebut yang akan menebak tipe data apa yang akan digunakan pada saat program dijalankan.
Kelemahan dari bahasa dynamic typing adalah pengecekan tipe data baru dilakukan saat program berjalan (di runtime process), sehingga kalo ada tipe data yang tidak sesuai maka program akan crash. Misal sebuah fungsi yang Anda buat seharusnya menerima parameter berbentuk String, ternyata yang Anda masukkan malah Array maka program akan crash saat program sudah berjalan.
Sedangkan keuntungannya, proses pengembangan program akan lebih cepat karena Anda tidak perlu menentukan tipe data secara strict di fase coding. Bahasa-bahasa yang menggunakan dynamic typing cocok digunakan untuk melakukan prototyping atau untuk membangun program yang memiliki kebutuhan mengubah-ngubah fitur dalam waktu cepat.
Beberapa contoh bahasa yang sifatnya dynamic typing, yaitu JavaScript, PHP, Ruby, Clojure, R, dan Python.
  • Static typing
Kebalikan dari dynamic typing, static typing merupakan sifat dari bahasa pemrograman yang membutuhkan definisi tipe data secara eksplisit saat Anda membuat variabel dan fungsi. Biasanya bahasa-bahasa yang sifatnya static typing membutuhkan satu proses tambahan yang bernama kompilasi atau build process. Pada saat ini lah pengecekan seluruh kesalahan dilakukan oleh compiler, sehingga program yang sudah sukses dikompilasi sudah hampir bisa dipastikan berjalan mulus pada saat runtime process.
Kelemahannya menggunakan bahasa yang static typing adalah proses pengembangan program akan lebih lambat dari sisi waktu. Karena setiap Anda selesai melakukan pemrograman dan ingin mencoba menjalankan, maka Anda akan menunggu beberapa saat untuk menyelesaikan proses kompilasi kode Anda.
Sedangkan keuntungannya, program yang Anda hasilkan akan menjadi lebih stabil saat dijalankan. Karena sebagian besar kesalahan sudah ditangkap pada saat proses kompilasi atau build. Bahasa-bahasa static typing cocok digunakan jika Anda membangun program yang sifatnya critical atau tidak boleh ada kesalahan pada saat program berjalan, misal sistem perbankan, firmware untuk microcontroller, payment gateway, dll.
Beberapa contoh bahasanya yaitu Java, C, C++, C# (sebelum versi 3.0), dan TypeScript.

  • Type inference
Type inference banyak digunakan oleh bahasa-bahasa pemrograman yang relatif baru. Ini merupakan teknik gabungan antara kemudahan pemrograman pada dynamic typing dan keamanan pada static typing. Tetap membutuhkan proses kompilasi, tetapi Anda tidak perlu mendeklarasikan tipe data secara eksplisit pada saat membuat variabel dan fungsi karena compiler-nya sudah pintar untuk menebak tipe data yang Anda gunakan.
Beberapa contoh bahasanya yaitu C# (versi 3.0 ke atas), F#, Kotlin, Scala, Haskell, OCaml, dan Swift.

  • Interpreter
Interpreter adalah program yang menerjemahkan high-level language menjadi Byte Code untuk kemudian dijadikan bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer (machine code). High-level language adalah bahasa pemrograman yang mendekati bahasa Inggris sehari-hari, seperti Java, JavaScript, PHP, Ruby, dan sebagainya.
Cara kerja interpreter:
  1. Anda menulis kode program menggunakan aplikasi penyunting teks, seperti Sublime, Atom, Visual Studio Code, atau Notepad++.
  2. Saat Anda menjalankan kode program yang sudah ditulis, maka interpreter akan menjalankan kode program Anda baris per baris. Analisa satu baris, tidak ada kesalahan, jadikan machine code, dan eksekusi; lalu analisa baris berikutnya dan seterusnya.
Itu lah mengapa interpreted language seperti PHP, JavaScript, Python, dan Ruby sering dikeluhkan orang sebagai bahasa dengan performa yang lambat jika dibandingkan dengan compiled language. Karena pengecekan dilakukan di runtime process.
Beberapa interpreted language memiliki mesin virtual untuk menjalankan program yang dihasilkan untuk mendongkrak performa agar lebih cepat saat eksekusi program. Contohnya Java dan aneka bahasa turunannya — seperti Scala, Clojure, dan Kotlin — yang berjalan di atas Java Virtual Machine, atau Erlang dan aneka bahasa turunannya — seperti Elixir dan LFE — yang berjalan di atas BEAM Virtual Machine.
  • Compiler
Compiler memiliki fungsi yang sama dengan interpreter, yaitu menterjemahkan high-level language menjadi machine code (biner 1 dan 0). Perbedaannya compiler tidak menterjemahkan kode yang Anda tulis menjadi Byte Code terlebih dahulu, akan tetapi langsung menjadi machine code.
Cara kerja compiler:
  1. Anda menulis kode program menggunakan aplikasi penyunting teks, seperti Sublime, Atom, Visual Studio Code, atau Notepad++.
  2. Jalankan proses build. Di sini compiler akan bekerja dengan cara menganalisa keseluruhan baris program dari semua berkas yang sudah Anda tulis apakah ada kesalahan atau tidak. Jika tidak ada kesalahan sama sekali compiler akan menghasilkan program biner yang dapat dijalankan oleh komputer.
Hal ini lah yang membuat compiled language seperti C, C++, Swift, Go, dan OCaml sering digunakan untuk membuat aplikasi yang membutuhkan performa yang sangat tinggi. Karena program yang dihasilkan sudah siap dijalankan, tidak ada analisa baris per baris di runtime process seperti pada interpreted language.






Gambar di bawah ini adalah perbedaan cara kerja compiler dan interpreter. Menggunakan contoh bahasa pemrograman C dan Java. Pada bahasa pemrograman C, kode yang Anda tulis akan diubah menjadi machine code yang spesifik dengan arsitektur prosesor dan sistem operasi yang Anda gunakan. Itu sebabnya program yang dikompilasi untuk Windows tidak dapat Anda jalankan di Linux atau Mac, sekalipun kode program yang Anda tulis sama.
Berbeda dengan Java, Anda bisa menjalankan program yang dihasilkan oleh interpreter Java yang masih berupa Byte Code di sistem operasi apa pun, selama di sistem operasi tersebut sudah Anda pasang Java Virtual Machine.
Secara performa, program yang ditulis dengan menggunakan C biasanya akan lebih cepat dibanding program yang ditulis dengan menggunakan Java.



Perbedaan cara kerja compiler dan interpreter.

Kesimpulannya interpreted language dan compiled language memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Compiled language memiliki performa yang lebih tinggi bukan berarti akan selalu baik jika digunakan di setiap kasus atau problem yang mau Anda pecahkan. Ada faktor lain yang harus Anda pertimbangkan selain hanya masalah performa.
Misal membangun sebuah Web sederhana, jelas akan memakan waktu yang lama jika Anda bangun dengan menggunakan C, tetapi akan sangat hemat waktu pengembangan jika Anda menggunakan PHP atau Node.js. Itu lah mengapa Web besar semacam Instagram dibangun menggunakan berbagai macam bahasa, seperti Python (interpreted language) untuk Web-nya yang berhadapan dengan pengguna dan C (compiled language) untuk layanan di belakang layar yang membutuhkan performa dengan kecepatan tinggi semacam image processing.

Share:

Postingan Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts